Sabtu, 30 Agustus 2014

PERATURAN UMUM BOLA BASKET




PERATURAN UMUM  PJKR  CUP 2013

1.       Peserta haruslah merupakan mahasiswa/siswi PJKR aktif (S1) yang terdaftar di jurusan yang bersangkutan dengan ketentuan setiap ingin bertanding wajib menyerahkan fotocopy KRS atau surat rekomendasi dari masing-masing jurusan yang berisi bahwa atlet tersebut masih aktif.
2.       Maksimal toleransi keterlambatan adalah 15 menit untuk semua Peserta  pertandingan dengan ketentuan waktu perhitungan dimulai ketika panitia telah datang dan siap di tempat pertandingan.
3.       Pada pertandingan tim atau beregu, protes di dalam lapangan pertandingan hanya boleh dilakukan oleh kapten tim yang bersangkutan terhadap wasit dan protes di luar lapangan hanya boleh dilakukan oleh manjur terhadap panitia, sedangkan pada pertandingan individu protes di dalam lapangan hanya boleh dilakukan oleh pemain tersebut terhadap wasit dan protes di luar lapangan hanya boleh dilakukan oleh manjur terhadap panitia
4.       Pemain wajib mematuhi seluruh peraturan cabang olahraga Teknik Cup 2011 yang bersangkutan
5.       Manajer jurusan bertanggung jawab penuh akan keberadaan pemain dan suporter tiap jurusan
6.       Salah satu dari Manajer Jurusan wajib datang pada setiap pertandingan cabang olahraga Teknik Cup 2011 
7.       Apabila terjadi hujan atau ‘sesuatu’ yang menurut panitia mengganggu jalannya pertandingan pada setiap cabang olahraga di Teknik Cup 2011, maka kedua perwakilan jurusan (diwakilkan oleh manjur) akan dipertemukan dengan penanggung jawab (PJ) cabang olahraga yang bersangkutan dan memutuskan rencana yang akan diambil selanjutnya dengan persetujuan kedua perwakilan tersebut dengan ketentuan ada pemberitahuan sebelumnya dari panitia kepada manjur minimal satu jam
8.       Segala bentuk pelanggaran terhadap peraturan umum dan peraturan teknis dari setiap cabang olahraga Teknik Cup 2011 akan dikenai sanksi oleh panitia
9.       Sanksi akan dibagi menjadi 2, yaitu:
a.        Sanksi Pemain
1.       Keterlambatan
Mengacu pada peraturan umum nomor 2 di atas, maka untuk cabang-cabang olahraga yang sifatnya individu sanksi akan berupa WO. Sedangkan untuk cabang-cabang yang sifatnya tim atau beregu akan dikenai sanksi sesuai dengan yang diatur pada peraturan teknis setiap cabang-cabang olahraga yang bersangkutan
2.       Perkelahian
Apabila terjadi perkelahian pada suatu cabang pertandingan akan dikenai sanksi untuk kedua pemain atau lebih yang berkelahi berupa tidak diperbolehkan untuk melanjutkan pertandingan tersebut dan tidak berhak mengikuti pertandingan selanjutnya pada cabang tersebut namun masih dapat mengikuti pertandingan di cabang lain dan apabila atlet tersebut melakukan perkelahian kembali maka dia tidak diperbolehkan bermain di seluruh cabang olahraga Teknik Cup 2011
3.       Melakukan Kecurangan
Jika pemain tertangkap melakukan kecurangan non teknis, maka secara otomatis akan dicoret sebagai peserta Teknik Cup 2011 dan tidak berhak melanjutkan pertandingan.
Jika tim tertangkap melakukan melakukan kecurangan non teknis, maka secara otomatis akan dicoret sebagai peserta Teknik Cup 2011 dan tidak berhak melanjutkan pertandingan.
Adapun bentuk kecurangan yang dilakukan mengacu pada peraturan pertandingan masing-masing cabang
b.       Sanksi Suporter
1.       Peringatan pertama akan berupa teguran yang akan diberitahu kepada manjur masing-masing jurusan. Peringatan pertama didapat apabila suporter telah melanggar satu dari peraturan supporter dari masing-masing cabang
2.       Peringatan kedua akan menghasilkan beberapa opsi (menyesuaikan dengan peraturan teknis tiap cabang olahraga), antara lain:
a.       Teguran ke dua
b.       Pengurangan poin setiap tim atau pemain pada pertandingan individu
3.       Peringatan ketiga (menyesuaikan dengan peraturan teknis tiap cabang olahraga) akan berupa diskualifikasi terhadap tim yang didukungnya hanya pada pertandingan kali itu

10.    Peraturan umum ini akan diperjelas dan disesuaikan dengan peraturan teknis dari setiap cabang olahraga PJKR  Cup 2011
11.    Perubahan jadwal akan diberitahukan minimal H-1 dengan persetujuan manjur lain yang bersangkutan
12.    Keputusan panitia adalah MUTLAK setelah dilakukan musyawarah dengan manjur masing-masing jurusan


Tata Tertib Cabang Basket Teknik Cup 2011


1.       Utilitas Pertandingan :
c.       PJ pertandingan 1 orang
d.      Table minimal terdiri dari 3 orang yaitu Scorekeeper, Head table, Timer
e.      Keamanan 4 orang (2 dari staff basket + manjur yang bersangkutan)
f.        Wasit yang memimpin pertandingan 2 orang dengan 1 orang wasit cadangan
g.       Tiap manjur wajib mengirimkan 2 wakilnya (boleh pemain) dari departemennya masing-masing untuk ditunjuk sebagai wasit/staff basket

2.       Pemain
a.       Apabila terjadi keributan dalam bentuk kontak fisik oleh pemain, bagi pemain yang melakukan kontak fisik terlebih dahulu akan dilarang bermain pada pertandingan itu dan pertandingan-pertandingan basket selanjutnya Teknik Cup 2011, Koordinasi oleh table, wasit, dan manjur yang bersangkutan
b.      Pemain yang disertakan merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia yang masih aktif. Setiap pemain wajib membawa tanda bukti (ktm, print siak-ng, dll) yang menerangkan bahwa pemain tersebut masih terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia di departemen/tim yang ia bela. Kecurangan dapat mengakibatkan dilarang bermainnya pemain dan tim yang bersangkutan.
c.       Pada dasarnya pertandingan yang sedang berlangsung tidak boleh dihentikan karena suatu pemogokan :
a.      Apabila karena sesuatu sebab sehingga suatu pertandingan berhenti, maka wasit memberikan waktu paling lama 5 (lima) menit kepada Kapten regu yang sedang bertanding. Jika waktu 5 (lima) menit tersebut sudah dilalui dan regu yang dimaksud tetap tidak bersedia, selanjutkan pertandingan maka regu tersebut dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan diskualifikasi.
b.      Apabila wasit yang melakukan pemogokan maka wasit tersebut dapat dilakukan pemecatan sementara sebagai wasit dan Panitia pelaksana berhak menunjuk wasit pengganti.
d.      Seorang pemain yang melakukan penganiayaan terhadap pemain dan official lawan serta wasit yang memimpin pertandingan, maka wasit berhak mengeluarkan pemain tersebut dan tidak boleh mengikuti pertandingan selama berlangsung Teknik Cup 2011
e.      Apabila peristiwa penganiayaan mengakibatkan terjadi baku hantam secara massal antara pemain kedua regu, maka terhadap dua orang pemain pertama menjadi sumber penyebabnya akan dikeluarkan dari pertandingan oleh wasit. Terhadap dua orang pemain tersebut tidak boleh mengikuti pertandingan selama berlangsungnya Teknik Cup  2011.
f.        Apabila salah satu pihak (tim) menyatakan sikapnya untuk tidak melanjutkan pertandingan karena kejadian poin (e) diatas, maka tim tersebut dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan diskualifikasi.
g.       Peraturan sewaktu-waktu dapat ditambah sesuai dengan keadaan dan kesepakatan.


3.       Supporter
a.       Apabila terjadi keributan dalam bentuk kontak fisik oleh supporter, pertandingan akan dihentikan dan ditunda diluar jadwal,  bagi supporter yang melakukan kontak fisik terlebih dahulu akan didenda sebesar Rp 50.000 (dilimpahkan kepada manjur).
b.      Supporter dilarang mengucapkan kata-kata yang bermaksud menghina, termasuk:
a.      Menghina fisik, kata-kata kotor seperti: tolol, dongo, dan nama-nama binatang
b.      Menghina ras, suku, keluarga, dll
c.       Menghina agama
d.      Hal – hal lain yang dianggap table bersifat provokativ.
c.       Supporter dilarang memasuki lapangan selama pertandingan berlangsung, jika hal ini terjadi akan dianggap technical foul dan jika terjadi 2x maka supporter tim yang bersangkutan tidak diperbolehkan menonton pertandingan berikutnya.

4.       Sistem Pertandingan
a.       Teknis pertandingan merujuk kepada peraturan PERBASI yang diadopsi dari FIBA, detail terdapat pada lampiran
b.      Keputusan wasit adalah mutlak. Protes berlebihan akan diberikan technical foul
c.       2x technical foul pemain atau official, yang bersangkutan akan dikeluarkan dari arena pertandingan
d.      Manjur wajib mendaftarkan 12 pemainnya sebelum pertandingan
e.      Permainan bola basket terdiri dari 2 tim dimana tiap tim yang bertanding di lapangan terdiri dari 5 orang  sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang sehingga tiap tim paling banyak terdiri dari 12 pemain. 12 pemain tersebut tidak bersifat tetap sehingga dapat diganti sesuai dengan kondisi dan situasi masing-masing departemen tetapi akan bersifat tetap saat pemain sudah didaftarkan sebelum pertandingan (pendaftaran 12 pemain dapat dilakukan sebelum pertandingan dan tidak dapat diganti saat pertandingan berlangsung)
f.        Babak penyisihan grup diadakan di Laptek (Lapangan Teknik), pertandingan semifinal dan final akan diadakan di gym.
g.       Penyisihan mencari 2 tim terbaik dari masing-masing grup.
h.      Setiap tim diwajibkan memakai kostum jurusan masing-masing atau telah dianggap sah oleh PJ basket saat .
i.         Waktu pertandingan putra 4 x 10 menit waktu kotor dan putri 4 x8 menit waktu kotor. Dengan waktu istirahat antara quarter 1 dan 2, juga waktu istirahat quarter 3 dan 4 sebanyak 2 menit. Sedangkan waktu istirahat antara quarter 2 dan 3 sebanyak 5 menit
j.        2 menit terakhir pada quarter 4 adalah waktu bersih
k.       Khusus pertandingan semifinal waktu yang digunakan untuk 4 quarter adalah waktu semi-bersih sedangkan untuk pertandingan final waktu yang digunakan untuk 4 quarter adalah waktu bersih
l.         Setiap tim berhak meminta 2x timeout untuk quarter 1 dan 2 dan 3x timeout untuk quarter 3 dan 4
m.    Waktu pertandingan yang sah adalah yang terhitung oleh table sementara lamanya time out 60 detik (toleransi waktu tanggung jawab wasit).
n.      Tim (minimal 5 orang pemain siap tanding + manjur ) wajib datang 10 menit sebelum waktu pertandingan untuk melakukan persiapan
o.      Keterlambatan 15 menit akan dianggap kalah WO dengan skor 30-0
p.      Jika hasil imbang pada akhir quarter 4 akan diadakan overtime 5 menit dengan time-out yang diperbolehkan sebanyak 1x (bila masih imbang akan diadakan OT kedua)
q.      Bila OT kedua masih imbang maka akan diadakan adu free throw 3x dengan 3 orang yang berbeda. Bila masih imbang akan diadakan suddendeath. Mekanisme suddendeath adalah dengan menggunakan koin, masing-masing kapten memilih sisi koin kemudian akan dilakukan toss. Tim yang memilih sisi koin yang muncul diberikan hak untuk memilih apakah ingin melakukan free throw atau melemparkannya kepada tim lawan. Tim yang berhasil melakukan free throw shoot dinyatakan menang

r.        Apabila terjadi gangguan yang mengakibatkan pertandingan terpaksa dihentikan, maka penyelesaiannya gangguan tersebut ditunggu sampai 20 menit. Jika setelah 30 menit gangguan tersebut tidak dapat diatasi, maka ditentukan sebagai berikut :

a.      Apabila gangguan tersebut terjadi pada quarter 1, maka pertandingan akan diulang kembali.
b.      Apabila gangguan tersebut terjadi pada quarter 2 sampai dengan quarter 3, maka pertandingan akan dilanjutkan dengan sisa waktu yang tersedia dan score tetap.
c.       Apabila gangguan terjadi pada quarter 4, maka pertandingan dianggap selesai dan score dianggap sah.
d.      Apabila gangguan terjadi pada babak tambahan, maka pertandingan dianggap selesai dan score dianggap sah. Bila terjadi score sama, maka pertandingan babak tambahan akan diulang seluruhnya dan score diteruskan.

s.       Sistem point, menang 2 poin, kalah 1 poin, bila ada lebih dari 1 tim dengan poin sama maka yang di hitung adalah head to head antar tim, bila ternyata masih imbang maka yang di lihat adalah tim dengan jumlah goal average terbesar.
Case: tim a, b, c, dan d berada dalam 1 grup. Dengan hasil akhir grup
Tim
Poin
MM-KM
Goal Average
a
4
100-50
2
b
4
87-40
2.18
c
4
65-45
1.44
d
0
40-104
0.38

Dengan ketentuan tim a mengalahkan tim b dan d, tetapi  dikalahkan tim c. Tim b mengalahkan tim c dan d, tetapi dikalahkan tim a. Dan tim c mengalahkan tim a dan d, tetapi dikalahkan tim b. maka dengan point dan head to head yang imbang (saling mengalahkan) maka antara tim a, b, dan c dihitung goal averagenya. Maka dari itu yang lolos grup adalah tim b (peringkat  1) dan a (peringkat 2). Bila goal average masih seimbang maka akan dilihat dari jumlah                 memasukan terbanyak. 
Tim
Poin
MM-KM
Goal Average
a
4
100-100
1
b
4
87-87
1
c
4
65-65
1
d
0
40-104
0.38
       
Maka yang lolos adalah tim a (peringkat 1) dan tim b (peringkat 2) yang memiliki jumlah memasukan terbanyak.          Bila antara ketiga tim masih seimbang maka akan diadakan undian yang akan disaksikan antara pj, staf basket, manjur, dan kapten tim(sesuai dengan peraturan FIBA)
t.        Peraturan teknis terdapat pada panduan teknis pertandingan Basket TC 2011.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar